iRama Tech
News Update
Loading...

Featured

[Featured][recentbylabel]

Featured

[Featured][recentbylabel]

Asal SEO

Thursday, August 27, 2020

Peningkatan Revolusi Industri 4.0 di Bidang Kesehatan



Revolusi industri 4.0 di era globalisasi semakin mengalami peningkatan yang begitu pesat. Teknologi berkembang seiring perubahan revolusi industri. Perkembangan ini didasarkan oleh industri yang terus mengalami peningkatan setiap tahunnya, seperti industri 1.0, 2.0 hingga 3.0. 

Lalu bagaimana peningkatan revolusi industri 4.0 di bidang kesehatan? Akankah mengalami hasil yang signifikan baik atau malah tertinggal oleh perkembangan industri di era globalisasi saat ini. 

Sebelum membahas peningkatan revolusi industri 4.0 di bidang kesehatan, alangkah baiknya kita mengetahui dasar revolusi industri 4.0. 

Revolusi industri awalnya dikelola sebagai pengoptimalan teknologi yang menyokong pengembangan industri. Industri menjadi bidang kebutuhan yang didasarkan pada perkembangan teknologi biologis, fisik dan digital. 

Di era ini kita memasuki revolusi industri 4.0, yang memungkinkan manusia begitu efisien dalam mengelola temuannya. Teknologi terus mengalami peningkatan, pelaku industri harus mengoptimalkan temuannya untuk terus meningkatkan kualitas produksi. 

Peningkatan teknologi di era globalisasi dan didukung revolusi industri 4.0 menjadikan teknologi sebagai kebutuhan utama manusia. Revolusi industri 4.0 tidak hanya mengalami pengaruh pada sektor teknologi, namun juga pada sektor kesehatan. Teknologi sangat membuat kemudahan dalam segala aktivitas manusia, terutama dalam pelayanan kesehatan. 

Pengoptimalan revolusi industri 4.0 di bidang kesehatan menciptakan pelayanan yang optimal dan berkualitas tinggi. Inovasi ini mampu memberikan kemudahan bagi para dokter dan ahli medis. Peningkatan revolusi industri 4.0 di bidang kesehatan mengacu pada teknologi biologis, yang menciptakan terobosan pada bioteknologi. 

Teknologi biologis sangat berkaitan dengan kesehatan, seperti pengembangan komputer supercom IBM Watson yang digunakan untuk perawatan pasien kanker. Tidak hanya itu, perkembangan teknologi biologis juga mengacu pada rekayasa genetika. 

Kemajuan revolusi industri 4.0 mampu mengurangi biaya, meningkatkan kemudahan dan efisien dalam perkembangan teknologi. Meski begitu, kemajuan teknologi juga memiliki tantangan tersendiri, seperti pada bidang kesehatan. 

Menghadapi revolusi industri 4.0, seorang ahli kesehatan dan dokter harus mampu beradaptasi dengan teknologi. Ini akan menjadi kekhawatiran yang dirasakan para ahli kesehatan dan dokter, untuk itu dibutuhkan pembekalan khusus, sehingga mampu menghadapi tantangan-tantangan revolusi industri kedepannya. 

Wednesday, August 26, 2020

'Claudius Galenus' Sang Dokter Kekaisaran Romawi

 


Claudius Galenus atau sering dikenal dengan Galen merupakan salah satu dokter, ahli bedah dan filsuf di Kekaisaran Romawi. Ia lahir di Pergamus, kota yang ramai pada saat itu dan sangat terkenal dengan patung Asclepius. Pergamus memiliki perpustakaan yang luasnya hampir menyaingi Aleksandria. 

Galen dianggap sebagai salah satu yang paling berprestasi dari semua peneliti medis di zaman kuno, ia mempengaruhi perkembangan ilmu anatomi, fisiologi, patologi, farmakologi dan neurologi. Pemahaman Galen tentang anatomi dan kedokteran dipengaruhi oleh teori humorisme saat itu, sebagaimana dikemukakan dokter Yunani kuno seperti Hippocrates. Pandangannya mendominasi dan mempengaruhi ilmu kedokteran Barat selama 1.300 tahun. 

Eksperimen Galen yang paling terkenal adalah melakukan percobaan pada babi yang memekik ketika ia akan membelahnya, dan memotong saraf atau pita suaranya, menunjukkan bahwa laporan anatominya tidak terbantah sampai tahun 1543. Galen melihat dirinya sebagai seorang dokter dan filsuf, seperti yang ia tuliskan dalam risalahnya yang berjudul "Bahwa Dokter Terbaik Juga Seorang Filsuf".  

Galen lahir pada September 129 Masehi, ayah Galen, Nicon merupakan seorang arsitek yang makmur. Galen menggambarkan sosok ayahnya sebagai orang yang sangat ramah, adil dan baik hati. Ayahnya telah berencana untuk membangun karir tradisional untuk Galen di bidang filsafat atau politik. 

Ayah Galen meninggal pada tahun 148 Masehi, meninggalkan Galen yang pada saat itu berusia 19 tahun. Ia kemudian mengikuti nasihat yang ia temukan pada ajaran Hippocrates. Galen menempuh pendidikan kedokteran di sekolah kedokteran Aleksandria. 

Pada tahun 157, Galen kembali ke kampung halamannya untuk menjadi ahli bedah bagi para gladiator. Ketika kerusuhan sipil pecah di tahun 162, Galen berangkat ke Roma. Di Roma, ambisi Galen untuk mendapatkan keinginan terbaik dengan hasil profil tingginya, menciptakan musuh yang kuat, yang membuatnya pergi diam-diam pada tahun 166. Setelah beberapa tahun yang sulit, akhirnya Galen dipanggil oleh Kaisar Romawi, Marcus Aurelius dan Lucius Verus untuk melayani tentara dalam perang melawan Jerman. Ketika wabah melanda Roma pada saat itu, Galen dijadikan dokter pribadi untuk Marcus Aurelius dan putra Aurelius, Commodus. 

Selama akhir abad ke-4 SM dan sepanjang abad ke-3 SM ada kemajuan besar pada kedokteran yang berputar di sekitar praktisi utama. Galen sering memandang dirinya sebagai seorang eklektik yang tidak bersekolah. Memang benar Galen merupakan seorang inovator dan observasi, seperti ia memberikan gambaran pertama tentang jantung manusia yang memiliki empat bilik. 

Salah satu ciri pengobatan kuno adalah sejauh mana pengamatan yang terbatas harus ditafsirkan untuk menjelaskan fungsi alami. Jadi, Galen memulai dengan masalah dan sejumlah pengamatan dan berusaha untuk memahami anomali yang tampak melalui prinsip biomedisnya yang menyeluruh. Dengan ini, Galen bertindak sesuai dengan pelatihan matematika dari ayahnya dan keinginan menciptakan sistem penjelas dan terpadu. 

Diantara kontribusi utama Galen untuk kedokteran adalah karyanya pada sistem peredaran darah. Ia orang pertama yang menyadari perbedaan antara darah vena dan darah arteri. Galen percaya bahwa sistem peredaran darah terdiri dari dua sistem distribusi satu arah yang terpisah, dari sistem sirkulasi tunggal. Ia mempercayai darah vena dihasilkan di hati, dan darah arteri berasal dari jantung.

Galen adalah seorang ahli bedah yang terampil. Meski fokus utama karyanya di bidang kedokteran, anatomi dan fisiologi, Galen juga menulis tentang logika dan filsafat. 

Galen menganggap kedokteran sebagai bidang interdisipliner yang paling baik dipraktikkan dengan memanfaatkan teori, observasi dan eksperimen dalam hubungannya. Galen memiliki aliran pemikiran dalam bidang medis selama hidupnya, dua yang utama merupakan empiris dan rasionalis. 

Tuesday, August 25, 2020

'Hippocrates' Bapak Kedokteran Dari Yunani Kuno

 


Hippocrates (460 SM - 370 SM) merupakan seorang dokter dari Yunani kuno, yang dikenal sebagai "Bapak Kedokteran". Ia adalah orang pertama yang memisahkan kedokteran dari takhayul. Ia lahir di Kos, Yunani. Ia menempuh pendidikan kedokteran disekolah kedokteran Kos dan merupakan salah satu murid Herodikus.

Hippocrates menepis kepercayaan orang-orang bahwa penyakit itu datang disebabkan ilah-ilah yang membalas dendam, ia mengusulkan bahwa setiap penyakit memiliki penyebab alami. 

"Temukanlah penyebabnya, maka kau bisa mengobatinya" ujar Hippocrates. 

Hippocrates memulai sekolah kedokteran berdasarkan ide-ide rasional yang ia temukan. Usulan medis lainnya dari Hippocrates adalah bahwa pengobatan bagi pasien yang satu belum tentu cocok untuk pasien yang lain. Ia juga mendesak para dokter untuk menggunakan pengobatan yang sederhana. Seandainya cara sederhana itu gagal, dan seorang pasien sudah sekarat, ia menyarankan bahwa penyakit parah menuntut pada pengobatan khusus. 

Hippocrates mengikuti jejak ayahnya yang juga merupakan seorang dokter dan pendeta di Asclepion di Kos. Ia merupakan orang pertama yang dapat menjelaskan tentang suatu penyakit secara detail. Ia percaya bahwa tubuh harus diperlakukan sebagai suatu bagian yang menyeluruh dan bukan hanya serangkaian bagian.

Hippocrates juga orang pertama yang menyatakan bahwa gagasan, pikiran dan perasaan tidak datang dari hati, namun dari otak. Konsep ini begitu revolusioner pada masa itu. Ia juga membuat penggolongan penyakit, seperti akut, kronis, endemik dan epidemi. Ia juga membuat sejumlah istilah medis baru, seperti krisis, kambuh, resolusi dan eksaserbasi. 

Hippocrates mempromosikan apa yang sekarang ini disebut sikap merawat pasien yang baik, dengan pernyataan seperti "penyakit itu lebih kuat saat pikiran terganggu, dan ada pasien yang pulih kesehatannya hanya dengan kepuasannya terhadap sang dokter". Ia mengajarkan bahwa dokter hendaknya melayani pasien dengan mengikut standar tingkah laku. Terkadang seorang dokter disuap untuk memastikan pasien meninggal. Seorang penguasa bisa saja melakukan itu untuk membunuh musuhnya, seperti memerintahkan seorang dokter untuk membuat racun. Hippocrates mengatakan bahwa tanggung jawab dokter adalah kepada pasien. 

Tulisan-tulisan Hippocrates masih dipergunakan sampai saat ini, seperti Sumpah Hippocrates (Hippocrates Oath). Menurut ahli sejarah, karya ini adalah hasil usahanya, namun dalam prosesnya juga melibatkan murid-murid yang mewariskan tulisan Hippocrates. 

Hasil pemikiran Hippocrates, dilanjutkan oleh Galen seorang sarjana pada zaman Renaissance dengan dasar pendekatan, yaitu kebijaksanaan Hippocrates dan ilmu kedokteran Hippocrates. 

Monday, August 24, 2020

Layanan Kesehatan Palestina Ditengah Konflik



Konflik Israel-Palestina yang tak kunjung usai membuat perekonomian Palestina ambruk dan mengakibatkan banyak warganya hidup dalam kemiskinan. Dampak dari krisis konflik ini mengakibatkan pelayanan kesehatan menjadi tidak optimal. 

Pada tahun 2018, WHO melaporkan  bahwa Israel mempersulit layanan kesehatan bagi pasien Palestina di Gaza yang terkurung blokade. WHO juga menjelaskan berbagai macam rintangan yang dihadapi dalam memberikan pelayanan kesehatan terhadap warga Palestina. 

Sejak beberapa tahun setelah perjanjian Oslo, pemerintah Israel semakin memperluas blokade di Gaza, yang semakin mempersulit pelayanan kesehatan di Palestina. Krisis layanan kesehatan di Gaza menjadi darurat, 31% dari 300 orang menderita penyakit kronis. 

Wakil Organisasi Kesehatan Dunia (WHO)  untuk Jalur Gaza Strip mengatakan, "Banyak warga Palestina yang menderita penyakit tingkat lanjut, mereka kesulitan mendapatkan pengobatan karena tidak mendapat ijin menyeberangi Israel." 

Ditengah krisis layanan kesehatan, pemerintah Italia memberikan bantuan senilai 1,79 juta Euro untuk mendukung program kesehatan bagi warga Palestina. Italia secara khusus menyediakan dana operasional selama satu tahun untuk tiga klinik UNRWA. Bantuan ini akan memudahkan akses layanan kesehatan bagi sekitar 177 ribu warga Palestina melalui 640 ribu konsultasi medis. 

Program kesehatan ini mengoperasikan 22 pusat layanan kesehatan di seluruh Jalur Gaza yang diblokade. Tercatat, pemerintah Italia telah menyumbang lebih dari 13 juta Euro untuk mendukung layanan kesehatan bagi warga Palestina. 

Tidak hanya Italia, sebelumnya Indonesia juga gencar memberikan layanan kesehatan, seperti pembangunan Rumah Sakit Indonesia di Gaza yang diresmikan pada tahun 2016 silam. Bantuan ini pastinya akan membantu layanan kesehatan di Gaza dan mengurangi krisis kesehatan. Saat ini Rumah Sakit Indonesia tengah melakukan pembangunan tahap dua. Pembangunan Rumah Sakit Indonesia dipercepat untuk mendukung pelayanan kesehatan yang lebih optimal untuk warga Palestina. 

Kesehatan menjadi aspek sumber daya kemanusiaan, maka dari itu perlunya dedikasi yang tinggi untuk menciptakan layanan kesehatan yang optimal. 

Sunday, August 23, 2020

Peran Perangkat Lunak TI Dalam Teknologi Perawatan Kesehatan


Teknologi perawatan kesehatan mengacu pada perangkat lunak TI yang dirancang untuk meningkatkan produktivitas rumah sakit dan layanan kesehatan, yang dapat memberikan wawasan tentang obat-obatan dan perawatan untuk meningkatkan kualitas perawatan secara keseluruhan. 

Teknologi perawatan kesehatan biasanya disebut sebagai "Healthtech," yang dikembangkan untuk meningkatkan semua aspek sistem perawatan kesehatan. Biaya kesehatan yang semakin besar sangat membebani industri di setiap bidang. Maka dari itulah healthtech berperan. 

Perusahaan healthtech memperkuat kesehatan manusia dan mengurangi banyak tekanan pada industri. Perusahaan ini memberikan kejutan efisiensi yang sangat dibutuhkan dengan menyesuaikan pengalaman untuk individu. Banyak perusahaan yang menyadari tidak ada pendekatan satu ukuran untuk semua perawatan yang tepat, jadi penyesuaian adalah solusinya. 

Pemanfaatan perangkat lunak TI pada teknologi perawatan kesehatan bertujuan untuk menunjang pelayanan kesehatan yang belum optimal. Perangkat lunak TI yang baik tentunya dapat membantu rumah sakit dan layanan kesehatan dalam mengelola pelayanan. 

Melalui perangkat lunak TI, manajemen rumah sakit juga dapat mengontrol operasional mereka dikarenakan dokter yang terkait bisa sembarangan memberikan layanan yang tidak sesuai dengan formula yang ditetapkan. 

Perangkat lunak TI juga dapat membantu penyimpanan dan pengolahan data administrasi rumah sakit, melakukan riset bidang kedokteran, diagnosa penyakit, hingga menganalisis bagian dalam organ tubuh manusia yang sulit dilihat. Kemajuan perangkat lunak TI pada teknologi perawatan kesehatan memang dapat memberikan banyak manfaat, namun ada pula dampak buruk yang dapat ditimbulkan, misalnya berkembangnya teknologi tentang penyedia informasi kesehatan atau alat diagnosa kesehatan yang dapat digunakan sendiri dirumah tanpa perlu ke rumah sakit, hal ini mampu membawa kekhawatiran pada eksistensi profesi dokter. 

Saturday, August 22, 2020

O2 Kembangkan Unit Pengujian COVID-19 Bertenaga 5G



Sekolah Bisnis Adam Smith Universitas Glasgow bermitra dengan O2 dalam meluncurkan klinik COVID-19. Manajemen kesehatan dan konsultasi jarak jauh melalui NHS,  menginformasikan peluncuran uji coba yang lebih luas di seluruh Skotlandia untuk diagnostik jarak jauh selama tiga bulan. 

Diagnostik jarak jauh dan pelacakan disediakan untuk penghuni panti jompo dan pekerja di Glasgow. Uji coba telah dibuat untuk mendeteksi area yang dapat dijangkau oleh satu unit pengujian seluler, di seluruh wilayah Skotlandia Barat yang terdapat sekitar 2,7 juta pasien untuk dibantu klinik keliling. 

Grup inovasi Darwin dari O2 dan Universitas Glasgow bekerja sama menciptakan konsep Kesehatan Seluler Terhubung (CMHC) COVID-19 sebagai upaya penanganan wabah. 

CMCH dirancang untuk meminimalkan paparan penghuni dan staf panti jompo terhadap COVID-19, agar memastikan efisiensi yang besar bagi petugas layanan kesehatan dan peningkatan pengujian NHS. Ini dibuat sebagai tanggapan bantuan terbuka dari Pemerintah Skotlandia pada Maret lalu untuk menangani COVID-19. CMCH memiliki tujuan sebagai solusi inovatif yang khas untuk rumah perawatan dalam mengelola wabah. 

CMCH ini nantinya akan digunakan NHS dalam mengembangkan kebijakan dan model bisnis sosial untuk mendukung strategi epidemi COVID-19. CMCH didanai oleh Grup Inovasi Darwin O2 dan Akselerasi Dampak EPSRC Universitas Glasgow. 

Derek McManus, Kepala Operasional di O2 mengatakan: "Kami senang mendukung proyek ini dengan jaringan 5G kami untuk membantu Pemerintah Skotlandia dan NHS menangani COVID-19. Teknologi 5G membuka solusi penting bagi masyarakat dan merevolusi cara kami menggunakan konektivitas seluler. " 

"O2 berada di garis depan konektivitas yang menjadi salah satu layanan berharga di Inggris. Kami akan terus mencari cara untuk membantu dan mendukung negara ini. "

Friday, August 21, 2020

'Mahkota Dewa' Si Raja Ampuh Atasi Penyakit


Buah mahkota dewa dikenal sebagai pengobatan tradisional, yang berasal dari Indonesia. Mahkota dewa identik dengan warna merah saat matang dan berbentuk bulat. Buah ini salah satu obat herbal asli Papua, yang disebut 'Simalakama' dikalangan masyarakat.

Buah yang memiliki batang kulit kayu kehijauan dan putih ini dikenal dengan rasanya yang pahit, dan memiliki racun yang dapat menimbulkan pusing dan mual. Maka dari itu, dibutuhkan pengolahan agar bermanfaat bagi kesehatan. Kandungan mahkota dewa diantaranya mengandung saponin, flavonoid, alkaloid dan polifenol. Semua manfaat terdapat pada daging buah, namun terkadang banyak orang mengolah sampai kebijinya, yang dapat menimbulkan keracunan.

Beragam manfaat mahkota dewa telah dirasakan masyarakat. Kandungan senyawa pada mahkota dewa dapat membantu atasi penyakit. Manfaat buah ini didapat dari olahannya dengan meminum air rebusan, ekstrak kapsul dan buah kering. 

Mahkota dewa awalnya dikenal sebagai tanaman tahunan dan dibudidayakan masyarakat sebagai tanaman peneduh atau tanaman hias. Mahkota dewa sudah lama digunakan para bangsawan Jawa sebagai obat tradisional, tanaman ini dulunya hanya bisa dijumpai dilingkungan Keraton Jogja dan Solo. Buah ini dipercaya dapat mengobati batuk dan flu, meredakan sakit kepala, menurunkan kolesterol, menurunkan risiko penyakit kanker dan tumor, mengobati kista, gatal pada kulit, gejala asam urat, penyakit jantung, alergi, hipertensi, liver dan meningkatkan metabolisme tubuh.

Di sisi lain, mahkota dewa juga ditakuti karena mengandung racun pada bagian bijinya. Sebaiknya berhati-hati dalam mengonsumsi biji mahkota dewa, karena dapat menyebabkan kejang-kejang dan sakit kepala. Konsumsi mahkota dewa sesuai dosis, jika berlebihan akan menimbulkan efek samping.

Asal SEO

Featured

[Featured][recentbylabel2]

Featured

[Featured][recentbylabel2]
Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done